Pernah berdiri lama di depan rak oleh-oleh cuma karena bingung mau pilih yang mana? Bentuknya mirip semua, warnanya ramai, tapi rasanya “nggak ada yang manggil”. Dari pengalaman kecil kayak gitu, Kref Studio ngerjain proyek desain kemasan Dodol Khas Betawi Oryzz pada 17 Januari 2017. Targetnya simpel: bikin dodol lokal tampil lebih pede di rak toko, tanpa kehilangan identitas tradisionalnya.
Konsep desain kemasan dodol yang ringan dan bersih
Kami sengaja menghindari tampilan yang terlalu ramai. Dodol sering diasosiasikan dengan kemasan penuh ornamen, padahal di rak modern, desain yang bersih justru lebih gampang “nangkap mata”. Putih jadi warna dasar, dikombinasikan aksen biru yang terasa segar. Foto bahan utama seperti kelapa, gula aren, dan rempah jadi elemen visual penting biar orang langsung kebayang rasanya. Jujur aja, gambar bahan itu sering jadi pemicu orang ngiler duluan sebelum mikir mereknya.
Visual branding produk lokal yang lebih percaya diri
Logo Oryzz ditempatkan di area yang mudah dibaca, tanpa harus “teriak”. Tipografi dibuat sederhana supaya nama produk cepat kebaca, bahkan dari jarak satu-dua langkah. Buat produk oleh-oleh, momen keputusannya sering cepat. Kalau dalam 3–5 detik kemasan nggak “ngomong apa-apa”, besar kemungkinan dilewatin. Itu realita di lapangan yang sering kami lihat saat observasi ke toko oleh-oleh.
Desain kemasan makanan yang siap cetak dan produksi
Selain soal tampilan, kami juga mikirin aspek teknis. Ukuran kemasan, lipatan, dan area aman cetak dirancang biar produksi nggak ribet. Ini bagian yang sering nggak kelihatan di hasil akhir, tapi krusial. Pernah kejadian di proyek lain, desain bagus tapi kepotong di bagian penting pas dicetak. Dari situ kami belajar, desainer kemasan harus mikir sampai ke tahap produk benar-benar ada di tangan konsumen.
Kalau dilihat sekarang, kemasan Oryzz memang kelihatan sederhana. Tapi justru di situ kekuatannya. Ia nggak berisik, tapi cukup jelas buat menyampaikan: ini dodol Betawi, rasanya autentik, dan tampilannya nggak ketinggalan zaman.
Buat Kref Studio, proyek ini jadi pengingat kalau desain kemasan bukan cuma soal estetika. Ada cerita di balik rak toko, ada keputusan impulsif pembeli, dan ada tantangan produksi yang nyata. Ketika semua itu bisa ketemu di satu kemasan yang rapi dan jujur, rasanya puasnya beda.





Tinggalkan Balasan